"Sungguh ini amanat yang berat tapi juga tanggung jawab mulia. Tentu kami akan laksanakan dengan penuh tanggungjawab," kata Anas dalam pidato perdananya di area Kongres II PD di Hotel Manson Pine, Padalarang, Bandung, Senin (24/5/2010) dini hari.
Anas menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan peserta kongres sehingga kongres berjalan demokratis sesuai karakter PD yang bersih, cerdas dan santun. Ia juga menyampaikan rasa hormat kepada senior-seniornya yang juga telah turut dalam bursa ketum PD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anas berharap, persaingan mereka dalam pencalonan ketum PD tidak menimbulkan gesekan sesama kader. "Kami ingin membangun demokrasi yang baik tetapi dengan spirit persahabatan sehingga kompetisi di kongres tidak menjadi kohesi tetapi investasi di masa datang," imbuhnya.
Sebagai partai terbesar, Demokrat, mampu mewujudkan tradisi demokrasi yang konsolidatif. Anas menilai, kongres PD menjadi contoh kongres yang benar-benar demokratis.
"Kompetisinya sehat dan dewasa sesuai arahan ketua dewan pembina Pak SBY," lanjutnya.
"Insyaallah kongres PDΒ menjadi teladan kongres yang demokratis di Indonesia," tutupnya.
(mei/irw)











































