"SBY yang netral tentu membuat AM tercengang. Awalnya diharap SBY memberi dukungan secara implisit pada AM, tapi pada Jumat malam SBY memberikan pidato 2 kali, secara normatif tidak ada arahan dukungan ke salah satu calon. Artinya SBY tersenyum pada ketiga calon," demikian analisi pengamat politik Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanuddin Muhtadi kepada detikcom, Minggu (23/5/2010).
Menurutnya, gagalnya strategi AM memberikan keuntungan pada 2 kandidat lainnya. "Strategi AM pun kandas, ia berharap SBY memberikan dukungan secara implisit. Jadi yang untung Marzuki Alie dan Anas Urbaningrum yang tidak berharap pada strategi itu," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas kira-kira siapa yang akan memenangi kursi PD-1? Menurut Burhanuddin, kecocokan SBY akan menjadi salah satu faktor penentu siapa yang jadi pemenang.
"Siapa yang berhasil menggaet senyum SBY dia besar kemungkinan menang," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA berpendapat baik Anas Urbaningrum maupun Marzuki Alie akan saling mendukung.
"Tergantung lobinya, siapa yang mau digolkan. Kalau AU yang kubu MA akan dukung dan sebaliknya. Sentimennya kan ABAM alias Asal Bukan Andi Mallarangeng," tandasnya.
(dip/nrl)











































