Lagu itu begitu populer di kalangan anak-anak, namun sayang penciptanya tak setenar lagunya. Akibatnya Edi Pranoto terpaksa memasang iklan di koran untuk mencari ahli waris lagu itu.
"Sampai saat ini belum ada yang mengakui lagu itu," kata Edi saat dihubungi detikcom, Minggu (23/5/2010). Iklan Edi antara lain terpasang di harian Kompas edisi Kamis 20 Mei.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Edi menuturkan, sampai saat ini Yayasan Karya Cipta Indonesia juga belum memiliki data mengenai pencipta maupun pewaris lagu ini.
"Kalau sampai tiga kali pengumuman (iklan) tidak ada yang mengakui, saya berhak memakai lagu ini dengan menuliskan NN (no name) sebagai pencipta. Ini sesuai UU Hak Cipta," bebernya.
(nrl/nrl)











































