"Pada saat Ibu masih dirawat dan baru dioperasi, Presiden SBY sempat mengirimkan surat yang sempat dibacakan di dekat telinga almarhumah dan ia sangat terharu," tutur Direktur The Habibie Center, Ahmad Watik Pratiknya, pada wartawan di rumah duka, Jl Patra Kuningan XIII, Jakarta Selatan, Minggu (23/5/2010).
Watik menyatakan, meninggalnya Ainun membuat bangsa Indonesia merasa kehilangan mengingat jasa almarhumah yang banyak.Β "Beliau banyak memiliki jasa pada masyarakat dan organisasi sosial, apakah itu dalam bentuk beasiswa dan juga dukungan terhadap kaum tunanetra," paparnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Isinya menyampaikan rasa atas nama pemerintah bangsa Indonesia, keluarga menyampaikan rasa keprihatian Presiden atas kondisi kesehatan Ibu Habibie," ujar Ginandjar usai bertemu SBY pada 5 Mei lalu. (dip/nrl)











































