"Sudah ada 2 saksi yang diambil keterangan. Salah satunya supervisor perusahaan itu," kata Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Gatot Edi Purnomo kepada detikcom, Sabtu (22/5/2010).
Gatot mengatakan, penyelidikan terhadap sejumlah saksi-saksi masih terus dilakukan. Dari keterangan dua saksi, masih belum diketahui secara pasti apa kesalahannya sehingga menyebabkan terjadikan ledakan yang menyebabkan 3 korban tersebut.
"Belum bisa diketahui kesalahannya di mana karena masih 2 orang yang diambil keterangan. Penyelidikan masih belum selesai," jelasnya.
Sebelumnya ledakan terjadi di lantai 2 Gedung Energy Building. Dua restoran yang berdekatan dengan dapur tempat ledakan tersebut terkena imbasnya.
(gus/gah)











































