PD Harus Bisa Beri Teladan bagi Parpol Lain

PD Harus Bisa Beri Teladan bagi Parpol Lain

- detikNews
Sabtu, 22 Mei 2010 02:57 WIB
PD Harus Bisa Beri Teladan bagi Parpol Lain
Jakarta - Tidak hanya kader Partai Demokrat (PD), tapi seluruh rakyat Indonesia saat ini sedang menantikan partai pemenang Pemilu 2009 itu memberikan contoh kepada parpol-parpol lain dengan memilih tokoh muda sebagai ketua umum. Kongres II PD di Bandung yang resmi dibuka malam ini, harus bisa dijadikan laboratorium demokrasi yang baik.

"Inilah saatnya PD memberikan teladan sebagai partai modern yang berani memilih tokoh muda sebagai pemimpin politik," ujar peneliti politik dari LIPI, Alfitra Salam dalam diskusi publik "Pemimpin Muda dalam Konstelasi Politik Indonesia Terkini" yang diselenggarakan oleh KNPI Jawa Barat di Bandung, Jumat (21/5/2010).

Alfitra mengatakan, tren politik global saat ini memang bergeser kepada terpilihnya orang muda sebagai pimpinan politik. Tren global juga menunjuk berlangsungnya proses regenerasi kepemimpinan secara teratur dari bawah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak ada pemimpin yang muncul tiba-tiba, instan. Setiap calon pemimpin di UMNO Malaysia maupun PAP Singapura misalnya, selalu melalui proses kaderisasi dan regenerasi dari bawah," jelasnya

Berbeda dengan di Indonesia yang sampai sekarang tidak memiliki pola baku, baik pada saat proses rekrutmen maupun memilih pemimpin politik tertinggi. "Pemimpin politik di Indonesia seringkali muncul secara tiba-tiba, termasuk lewat mekanisme kuda hitam. Ini keliru dan bukan merupakan pendidikan politik yang baik untuk rakyat," imbuhnya.

Lebih parah lagi, banyak parpol di Indonesia yang cenderung mengukuhkan berlangsungnya dinasti politik. Cirinya, kepemimpinan parpol diduduki oleh trah atau dinasti politik tertentu secara turun temurun. "Kalau ada tokoh muda yang menonjol, dia harus melalui antrean panjang untuk bisa masuk dalam struktur partai. Itupun bisa terganjal kalau tokoh muda tersebut bukan bagian dari dinasti," ungkapnya.

Alfitra mencatat, Bandung sejak dulu dikenal sebagai kota yang melahirkan banyak tokoh muda. Banyak pula aktivitas politik yang dipelopori kaum muda muncul dari Bandung. "Kita pantas berharap, pemilihan Bandung sebagai tempat penyelenggaraan Kongres II PD mampu menghasilkan keputusan politik yang positif dan strategis. Tidak hanya bagi PD, melainkan juga bangsa Indonesia," ujar Alfitra.

(zal/anw)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads