"Pelaku kejadian adalah oknum TNI. Sudah diproses POM," kata Pendam Iskandar Muda Mayor CHK Yuli Marjoko saat dihubungi detikcom, Jumat (21/5/2010).
Pelaku rencananya akan dibawa ke Den POM Meulaboh NAD. "Sementara kita juga masih mencari keterangan. Beberapa wartawan sudah menghubungi. Tapi kita juga harus mendengarkan dua pihak," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, wartawan Harian Aceh, Ahmadi mengalami tindak kekerasan berupa pemukulan di dada dan di kepala. Ahmadi juga ditakut-takuti dengan tiga kali tembakan. Ponselnya dihancurkan dan laptopnya dilempar.
Tindak kekerasan ini diduga dilakukan Pasie Intel Kodim Simeulue Lettu Inf Faisal Amin. Kekerasan ini diduga terkait dengan pemberitaan Ahmadi soal pembalakan liar di Kecamatan Alapan, Kabupaten Simeulue.
(fay/asy)











































