Jaipong, Jazzunda Kecapi Mencuri Hati Publik Napoli

Muhibah Seni Sunda

Jaipong, Jazzunda Kecapi Mencuri Hati Publik Napoli

- detikNews
Jumat, 21 Mei 2010 17:59 WIB
Jaipong, Jazzunda Kecapi Mencuri Hati Publik Napoli
Napoli - Rombongan seni Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung dipimpin oleh musikus kawakan Dwiki Dharmawan mencuri hati publik di Napoli, Italia. Mereka menampilkan ragam seni Sunda dari jaipongan sampai komposisi jazz berpadu kecapi.

Pada pertunjukan yang dipadati penonton di Konservatorium Musik San Pietro a Majella, Kamis (20/5/2010) malam waktu setempat, itu sejumlah komposisi klasik maupun kontemporer dimainkan Dwiki dkk., antara lain Rampak Kendang, Tari Jaipongan, jazz etno berpadu kecapi yang disambut aplaus panjang penonton.

Dubes RI Roma Mohamad Oemar dalam pernyataannya mengatakan bahwa kunjungan muhibah seni Sunda dari STSI Bandung ini merupakan bagian dari diplomasi total Indonesia untuk lebih memperkenalkan kebudayaan Indonesia kepada publik Italia secara luas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekaligus untuk meningkatkan minat masyarakat maupun pelajar Italia untuk mau mempelajari kebudayaan Indonesia," terang Oemar seperti disampaikan Sekretaris III Politik Danny Rahdiansyah kepada detikcom hari ini.

Menurut Oemar, sarana mempelajari kebudayaan Indonesia itu termasuk melalui skema beasiswa Darmasiswa yang disediakan Kemlu dan Kemdiknas, sehingga dapat meningkatkan hubungan bilateral dan saling pengertian antara masyarakat kedua negara.

Dikatakan bahwa untuk misi muhibah seni tersebut pihaknya membawakan yang terbaik bagi publik Napoli. "Kita tampilkan rombongan STSI Bandung, yang memang memiliki reputasi tak diragukan lagi," demikian Oemar.

Walikota Napoli dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh wakilnya, Rosa Iervolino Russo, menyambut baik muhibah seni STSI Bandung ini. "Muhibah ini mencerminkan kedekatan semakin erat antara masyarakat Indonesia dan Italia, khususnya di Napoli," ujar Russo.

Kerjasama

Sementara itu dalam bincang-bincang dengan Direktur Konservatorium Musik San Pietro a Majella, Patricio Marrone, Dubes Oemar menawarkan kerjasama antara Konservatorium San Pietro a Majella dengan STSI Bandung berupa pertukaran pelajar maupun dosen.

Konservatorium salah satu tertua di Napoli itu menyimpan berbagai koleksi naskah partitur dan alat musik orisinil sejumlah musisi klasik Italia. Mereka antara lain Alessandro Scarlatti, Pergolesi, Domenico Cimarosa, Rossini, Bellini, dan Donizetti.

Selain konversatorium juga ada Universitas Napoli Orientale, satu-satunya perguruan tinggi di Italia dengan program studi Bahasa dan Sastra Indonesia, yang peminatnya dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan.

Workshop

Menjelang pertunjukan muhibah, STSI Bandung sebelumnya memberikan workshop kepada mahasiswa Konservatorium Musik San Pietro a Majella mengenai alat-alat musik yang dibawa serta sejarah singkat kebudayaan Sunda.

Workshop yang dipandu oleh Dwiki Dharmawan ini berhasil menarik minat pengunjung untuk mengikuti dan mencoba alat-alat musik tradisional Sunda seperti kecapi, kendang dan lain-lain.

Muhibah seni Sunda oleh STSI Bandung ini merupakan kolaborasi antara STSI Bandung, KBRI Roma dan Ditjen Dikti Kemdiknas dengan mitra-mitra di Italia yakni Universitas La Sapienza di Roma, Universitas Napoli Orientale dan Konservatorium Musik San Pietro a Majella di Napoli dan Yayasan Fondazione Cini di Venezia.

STSI Bandung akan menutup rangkaian tur muhibah di Italia dengan workshop di Fondazione Cini, Sabtu (22/5/2010) dan konser di Teatro Goldoni, Venezia, Minggu (23/5/2010). Setelah itu rombongan akan bertolak kembali ke tanah air.

(es/es)


Berita Terkait