"Ini kebanggaan kita semua tentunya, karena selain mereka mengukir prestasi untuk diri mereka sendiri, mereka juga membanggakan sekolah, keluarga dan bangsa tentunya," ujar Gubernur DKI Fauzi Bowo.
Hal ini ia sampaikan saat memberikan penghargaan dan kenang-kenangan kepada 14 Siswa berprestasi dari tingkat SD hingga SMA di Balikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (21/5/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk siswa tingkat SMP, penghargaan diberikan kepada Syifasari Dien Nabila, SMP N 30, sebagai peraih nilai tertinggi hasil UN kelas IPA dengan nilai 39,60, Nania Marli, SMP Tarakanita 3, nilai tertinggi kedua UN dengan nilai 39, 35.
Untuk tingkat SMA tingkat SMA, Cicilia Susanty, siswi BPK Penabur 1 sebagai peraih nilai UN tertinggi
untuk kelas IPA dengan nilai 56,90, Idham Hafizh SMA 28 Jakarta nilai tertinggi kedua UN untuk kelas IPA dengan nilai 56,80, Mahesh, SMA Mahatma Gandhi peraih nilai UN tertinggi untuk IPS dengan nilai 54,45, Monica Devma, SMA 61 Jakarta peraih nilai UN tertinggi kedua untuk IPS dengan nilai 54,10, Margareth, SMA Santa Ursula peraih nilai UN tertinggi untuk kelas bahasadengan nilai 51,80, Retno Putri Utami, SMA N 33 peraih nilai UN tertinggi kedua untuk kelas bahasa dengan nilai 51,40, Kevin Soedyatmiko SMAN 12 Jakarta yang memperoleh juara pertama olimpiade
fisika tingkat Asia.
Sementara itu untuk tingkat SMK Stevanus, SMK Strada 1 nilai UN tertinggi tingkat SMK dengan nilai 46,71, Budi Prasetyo, SMKN 25 Jakarta peraih nilai tertinggi kedua UN dengn nilai
46,55.
Meski demikian, Fauzi minta jajarannya untuk mengevaluasi menurunnya angka kelulusan siswa di DKI tahun ini. "Ini harus di evaluasi, tapi bagi yang berprestasi kita beri penghargaan agar memacu yang lain," katanya.
(her/ken)










































