Serangan torpedo itu menewaskan 46 pelaut Korsel. Juru bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) AS Philip Crowley mengatakan, akan ada konsekuensi atas tindakan Korut.
"Ini provokasi serius. Pastinya akan ada konsekuensi atas apa yang telah dilakukan Korut," cetus Crowley kepada wartawan di Washington seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (21/5/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korut telah membantah keras laporan tim investigasi internasional yang menyalahkan negara tersebut atas insiden tenggelamnya kapal perang Korsel pada 26 Maret lalu.
Menurut Korut, Korsel telah merekayasa bukti dan mencari-cari alasan untuk berperang dengan negeri komunis itu. Namun pemerintah Korsel dan negara-negara besar lainnya tidak meragukan keterlibatan Korut dalam insiden Maret tersebut.
Menteri Pertahanana AS Robert Gates mengatakan, Pentagon tengah melakukan konsultasi dengan Korsel dalam menyiapkan respons terhadap Korut. Namun ditegaskan Gates, semuanya terserah pada pemerintah Korsel untuk memutuskan langkah apa yang akan diambil terhadap Korut.
(ita/nrl)










































