Demikian disampaikan seorang pejabat intelijen AS yang tidak disebutkan namanya seperti dilansir News.com.au, Jumat (21/5/2010).
Menurut pejabat tersebut, target-target AS di luar negeri juga masuk dalam radar para teroris. Direktur Central Intelligence Agency (CIA) Leon Panetta dan penasihat keamanan nasional Presiden AS Barack Obama, James Jones mengetahui soal plot teroris tersebut sebelum mereka berkunjung ke Pakistan pekan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum lama ini terjadi percobaan peledakan di Times Square, New York, AS. Pria yang dituduh terlibat upaya pengeboman itu, Faisal Shahzad, diyakini telah bekerja sama dengan kelompok Taliban Pakistan.
Dalam insiden di Times Square tersebut, Shahzad meninggalkan sebuah kendaraan SUV berisi bahan peledak di tempat yang dipenuhi para turis itu pada 1 Mei lalu.
Kepada penyidik, ayah dua anak itu mengaku telah menerima pelatihan bahan peledak dari para teroris di Pakistan saat kunjungan ke negeri itu tahun lalu. Shahzad pun dikenai dakwaan percobaan penggunaan senjata pemusnah massal dan kejahatan-kejahatan terkait teror lainnya. Jika terbukti bersalah, pria itu bisa diancam dengan hukuman penjara seumur hidup.
(ita/nrl)











































