"Awalnya dia (Briptu GM) sedang minum dengan temannya di depan ITC yang kebetulan saat itu sedang ada penertiban. Lalu dia menegur security yang sedikit kasar saat melakukan penertiban, lalu cekcok dan terjadilah (peristiwa). Soal keberadaan dia di situ apakah kebetulan atau tidak, itu saya tidak tahu, tanya ke Komandannya kenapa dia bisa di situ," kata Kapolres Jakarta Utara Kombes Rudy Supahriadi, saat dihubungi detikcom, Jumat (21/5/2010).
Rudy mengatakan, saat kejadian karena dalam kondisi terdesak diteriaki maling, akhirnya Briptu GM meletuskan tembakan. "Dia dikeroyok dan dilumpuhkan massa," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Kamis (20/5) terjadi peristiwa penembakan di kawasan ITC Mangga Dua. Seorang pedagang minuman, Inda Budiman terkena tembakan yang diduga berasal dari senjata milik anggota Brimob berinisial Briptu GM. Menurut pihak Polda Metro Jaya peristiwa ini dipicu karena kesalahpahaman soal parkir motor. Sementara menurut keterangan sejumlah saksi mata keberadaan anggota Brimob itu diduga terkait melindungi tenant yang hendak ditertibkan. (lia/ndr)










































