Seperti yang dikutip dari news.com.au, Jumat (21/5/2010), lembaga kesejahteraan negara telah mengevakuasi lebih dari 50 ribu penduduk desa yang bermukim di daratan rendah. Ini merupakan badai terburuk sepanjang 14 tahun terakhir.
Badai yang dikenal dengan Topan Laila ini, meniupkan angin yang kuat dari 100 km/h disertai hujan deras. Badai ini juga menghantam kota pesisir Bapatla, sekitar 400 kilometer tenggara Hyderabad. Gelombang di pantai pun drastis meningkat setinggi 3 meter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami telah melakukan berbagai cara untuk mencegah hilangnya nyawa manusia dan untuk meminimalkan kerusakan harta benda baik publik dan swasta," kata Kepala Menteri India Andhra Pradesh K. Rosaiah.
Selain tumbangnya tiang listrik, badai ini juga menjatuhkan papan reklame yang mengakibatkan terblokir beberapa ruas jalan. 1400 desa dari 6 kabupaten pun dipastikan gelap gulita.
(lia/ape)











































