"18 penumpang selamat, 3 orang hilang. Salah satu korban hilang istri bupati," kata Kapolrres Anambas, AKBP Dwi Yulistiono, kepada detikcom melalui telepon, Kamis (21/5/2010).
Dwi menjelaskan, hingga saat ini penyebab ledakan masih diselidiki. Namun diduga kuat, ledakan disebabkan hubungan pendek arus listrik.
"Para penumpang berlompatan saat terjadi ledakan. Mereka kemudian diselamatkan para nelayan yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian," ungkap Dwi.
Sebelumnya diberitakan, sebuah kapal milik TNI AL meledak dan karam di perairan Kepulauan Riau. Kapal naas tersebut membawa rombongan ibu-ibu PKK Pemerintah Kabupaten Anambas, Kepri. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Kapal yang belum diketahu jenisnya itu berangkat dari Tarempak dengan tujuan ke Letung, yang masih satu kabupaten Anambas.
"Lokasi ledakan diperkirakan di wilayah laut China Selatan, Kabupaten Anambas," ujar seorang petugas TNI AL yang enggan disebutkan namanya.
(djo/djo)











































