Informasi yang dihimpun detikcom, ancaman teror dilakukan melalui telepon sekitar pukul 10.45 WIB, Kamis (21/5/2010). Seorang petugas jaga di Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Magelang, mengaku menerima telepon dari seorang pria bersuara berat. Pria tersebut tanpa basa-basi langsung mangatakan akan meledakan Mapolres Magelang.
"Begitu mendapat laporan kami tidak ingin mengambil reskio dan langsung melakukan apel siaga," kata Wakapolres Magelang Kompol Hendarso di Mapolres Magelang, Jl Gatot Soebroto, Magelang, Jawa Tengah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ditemukan barang yang mencurigakan atau bahan peledak apapun," tegas Kiswantoro.
(djo/djo)











































