"Tidak mengadopsi kebijakan sebelumnya yang menarik pinjaman dengan suku bunga tinggi karena membertakna APBN," kata Bambang yang juga anggota Badan Anggaran DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (20/5/2010).
Dia menjelaskan, APBN harus membayar Rp 100 triliun untuk membayar pokok utang luar negeri. Selain itu Agus dan Anny harus memberi perhatian ekstra atas penerimaan negara dari sektor pajak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal yang tidak kalah pentingnya yakni membangun kemitraan yang harmonis dengan DPR.
"Agus sudah mempunyai pengalaman membangun kemitraan dengan DPR, kita harap pengalamannya bisa mengkonsolidasi kerjasama dengan DPR," tutupnya.
(ndr/nrl)










































