"Kita segera memanggil Risco untuk dimintai keterangan terkait informasi yang telah disampaikan yang bersangkutan kepada KPK," kata juru bicara KPK, Johan Budi kepada wartawan di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (19/5/2010).
Penyidik memang belum menentukan kepastian waktu pemanggilan tersebut. Namun, lanjut Johan, KPK akan mencari tahu sejauh mana kebenaran informasi yang dimiliki Risco.
Risco datang ke KPK secara sukarela, Selasa (18/5) kemarin. Risco datang bersama pengacaranya dan membeberkan banyak informasi soal kasus ini kepada KPK.
KPK juga belum bisa memastikan apakah akan memanggil Jhonny Allen atau tidak. "Kan perlu diklarifikasi lebih lanjut," imbuhnya.
Risco muncul di KPK setelah sebelumnya bersembunyi atas perintah Jhonny Allen. Datang bersama kuasa hukumnya, Risco siap membeberkan keterlibatan Jhonny terutama dalam penerimaan uang sebesar Rp 1 miliar terkait proyek pembangunan dermaga di kawasan Indonesia timur yang sudah menjerat bekas politisi PAN Abdul Hadi Djamal.
Suap diberikan pengusaha Hontjo Kurniawan kepada anggota DPR Komisi V Abdul Hadi Djamal melalui Kepala Bagian Tata Usaha Distrik Navigasi Tanjung Priok Kementerian Perhubungan Darmawati Dareho. Berturut-turut uang yang diberikan ialah US$ 80 ribu, Rp 32 juta, US$ 70 ribu, US$ 90 ribu dan Rp 54,5 juta. Jhonny Allen dalam beberapa kesempatan pemeriksaan di KPK sudah membantah hal ini.
(mok/nwk)











































