"Saya tahu namanya dari koran. Dia tawarkan massage di iklan. Kemudian saya ke tempatnya kenalan dan massage. Dia kenalkan dirinya bernama Ricky," kata seorang langganan Si Codet kepada wartawan di Sekretariat AJI Denpasar, Jl Pandu, Denpasar, Rabu (19/5/2010).
Dalam melancarkan aksinya, Si Codet juga menawarkan layanan plus-plus dengan tarif Rp 100 ribu per jam. "Dia menawarkan massage plus-plus. Setelah selesai massage, dia memberikan servis tambahan," katanya.
Lelaki ini pernah merasakan layanan Si Codet sebanyak dua kali pada awal bulan di tahun 2010. Dia menilai Si Codet, yang mengaku masih bujang, sebagai pria yang baik.
"Dia biasa saja, baik. Sebatas beri layanan massage tersebut," ujarnya.
Namun, ia langsung kaget ketika mengetahui jika Si Codet adalah pelaku pemerkosaan lima bocah SD di Bali dan enam anak di Batam. "Kaget, syok. Tidak menyangka kalau dia pelaku pemerkosaan," katanya.
(gds/fay)











































