"Happy saja, itu memang permintaan saya kok," ujar Marwan Effendy saat dihubungi wartawan, Rabu (19/5/2010).
Namun, saat ditanya apa alasan dilakukan rotasi tersebut, Marwan enggan menjawab. "Wah, tanya pak Hendarman saja," jawabnya singkat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak inovasi baru, saya suka pekerjaan yang menantang," tuturnya.
Dikatakan dia, tugas seorang Jamwas tidak jauh berbeda dengan tugas seorang Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati). Dengan demikian, Marwan mengaku, tidak ada persiapan khusus yang dilakukannya dalam menjalankan tugas baru sebagai Jamwas.
"Oh, tidak perlu (persiapan khusus). Pekerjaan was (pengawasan-red) itu kan bagi jaksa yang pernah menjadi Kajati adalah bagian dari tugasnya. Hanya bedanya antara Kajati dengan Jamwas terletak pada lingkup jangkauan saja," jelasnya.
Marwan pun mengaku siap menjalankan tugas barunya sebagai Jamwas. Rencananya acara pelantikan dan serah terima jabatan akan dilakukan Kamis (27/5) mendatang di Sasana Baharuddin Lopa Kejagung.
"Tentu saya siap," tandas mantan Kajati Jawa Timur ini.
(nvc/ndr)











































