"Dugaan saya ada staf Polri yang salah meng-quote dari prakata awal. Karena dalam rekomendasi memang dicantumkan juga pandangan fraksi yang mendukung opsi A. Namun jelas sekali kesimpulan dan rekomendasi paripurna DPR adalah memilih opsi C," ujar pimpinan rapat tim pengawas rekomendasi hak angket Century Priyo Budi Santoso.
Hal itu disampaikan Priyo usai rapat internal membahas kesalahan Kapolri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (19/5/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita maklumi. Kita memberikan waktu kepada jajaran Kapolri untuk merevisi. Karena ini kesalahan kecil tapi sangat substansial," jelasnya.
DPR yakin Kapolri tidak sengaja membawa dokumen yang salah itu. "Oleh karena itu kami akan mengundang Kapolri kembali setelah tanggal 28," tandas Wakil Ketua DPR dari Golkar ini.
(nwk/nrl)










































