Aksi digelar di Kantor Bulog Jateng, Jl. Menteri Supeno Semarang, Rabu (19/5/2010). Puluhan polisi mengawal aksi tersebut.
Dalam orasinya, Ketua KAMMI Daerah Semarang, Arief Eka, mengatakan Bulog tak becus bekerja. Kualitas raskin terus menurun. Itu terjadi di beberapa daerah seperti Kebumen, Kudus, Rembang, dan lain-lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah berorasi, mahasiswa berniat membakar gabah. Tapi polisi mencegahnya. Akhirnya, gabah yang dibawa dengan karung itu, hanya disebar di dekat papan nama kantor.
Mahasiswa juga meninggalkan beberapa alat semprot obat nyamuk. "Biar kutu-kutu di raskin, tak ada lagi," kata mereka.
Meski sempat terjadi ketegangan, aksi bubar secara tertib. Mereka mengacung-acungkan spanduk dan poster yang diantaranya bertuliskan,"Kutu Bulog Sengsarakan Rakyta Miskin", Turunkan Kabulog Jateng Sekarang", dan lain-lain.
(try/nrl)











































