Hal ini dikatakan oleh Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar kepada wartawan usai membuka Lokakarya 'Pengoptimalan Sumber Daya Alam Warga Binaan dari Aspek Usaha' di Kemenkum, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (19/5/2010).
"Saya harap kalau bisa orang-orang seperti itu ditangkap hidup-hidup, untuk menghindari salah tangkap orang, dan pastinya untuk menggali lebih dalam tentang jaringan itu. Kalau dibunuh, kita tidak bisa lebih jauh menggali, karena ini pasti ada urat-uratnya," jelas Patrialis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Polisi bilang melakukan hal itu sudah dengan penuh keyakinan dan data awal makanya mereka bisa berjalan. Kalau Kapolri sudah bilang begitu tentu kita tidak bisa nyatakan bahwa orang itu tidak salah. Ini bisa dibuktikan bahwa ini memang tidak salah," terangnya.
Patrialis juga mengatakan pihaknya tidak akan mengintervensi tugas-tugas kepolisian, selama itu diyakini sudah menjadi kewenangan polisi.
(gun/nrl)











































