Golkar: Dr Sri Harus Bersyukur Tak Dijadikan Kambing Congek

Golkar: Dr Sri Harus Bersyukur Tak Dijadikan Kambing Congek

- detikNews
Rabu, 19 Mei 2010 10:49 WIB
Golkar: Dr Sri Harus Bersyukur Tak Dijadikan Kambing Congek
Jakarta - Pernyataan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani yang merasa dipojokkan oleh kondisi politik dianggap merupakan ekspresi kegusaran. Sri Mulyani harusnya bersyukur 'didaratkan' dengan mulus dan tak dijadikan kambing congek.

"Sesungguhnya politik di Indonesia itu sangat-sangat soft. Bu Sri Mulyani harusnya bersyukur diberi soft landing dan tidak dalam posisi dijadikan kambing congek," ujar Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso.

Hal itu disampaikan Priyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (19/5/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Priyo menambahkan, pernyataan Sri Mulyani itu menunjukkan dirinya gugup dan gusar berlebihan.

"Doktor Sri harusnya jangan terlalu gugup menerima realita politik. Kalau dia melihat politik Indonesia tidak beretika itu penilaian sepihak. Dan itu hanya ekspresi kegusaran Doktor Sri yang agak berlebihan," tukas Priyo.

Menurutnya, sah-sah saja Sri Mulyani mengeluarkan uneg-uneg yang menunjukkan dirinya tidak nyaman dengan kondisi politik di negeri ini.

"Kalau Doktor Sri merasa menang, Golkar tidak melihat menang atau kalah. Ini proses demokrasi, harap Doktor Sri Mulyani memaklumi proses seperti ini adalah hal yang wajar dalam fatsun demokrasi," jelas Priyo.

Priyo tetap menghormati pilihan Sri Mulyani yang bergabung ke Bank Dunia. "Saya saja menghormati pilihan beliau yang memilih gaji lebih besar di Bank Dunia ketimbang di Tanah Air yang mungkin beliau sudah tidak nyaman," ujar Wakil Ketua DPR ini.

"Saya mengapresiasi kepintaran Doktor Sri tapi di sisi lain inilah realitas politik," imbuhnya. (nwk/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini