Pejuang Taliban mengaku bertanggungjawab atas serangan tersebut yang juga menewaskan 12 warga sipil. Bom berdaya ledak tinggi tersebut diledakkan di pusat kota Kabul saat jam sibuk dan lokasi ledakan berdekatan dengan gedung parlemen, rumah sakit, dan tempat pelayanan air bersih dan listrik.
"Serangan, yang merupakan bom mobil bunuh diri, dilakukan oleh salah satu mujahidin kami, atau pejuang suci," ujar salah seorang gerilyawan Taliban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Presiden Hamid Karzai mengutuk keras aksi serangan itu. "Presiden menyebut serangan tindakan bom itu bertentangan dengan kemanusiaan dan prinsip-prinsip Islam " kata salah seorang staf kepresidenan. (fiq/Rez)











































