Pemerintah Thai Tolak Seruan Gencatan Senjata 'Kaos Merah'

Pemerintah Thai Tolak Seruan Gencatan Senjata 'Kaos Merah'

- detikNews
Selasa, 18 Mei 2010 15:35 WIB
Pemerintah Thai Tolak Seruan Gencatan Senjata Kaos Merah
Bangkok - Massa demonstran 'kaos merah' meminta gencatan senjata untuk menghentikan kekerasan di Bangkok, Thailand. Namun usulan itu ditolak mentah-mentah pemerintah Thai.

Wakil Perdana Menteri Thailand yang bertanggung jawab atas masalah keamanan, Suthep Thaugsuban menyebut usulan itu "omong kosong".

"Itu omong kosong," kata Suthep kepada wartawan di Bangkok ketika ditanyai respons pemerintah atas usulan gencatan senjata tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pasukan keamanan melaksanakan tugas-tugas mereka sesuai perintah otoritas," imbuhnya seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (18/5/2010).

"Langkah-langkah pengendalian kami dimaksudkan untuk menghentikan pasokan makanan, mengurangi jumlah demonstran baru dan memberikan tekanan pada mereka untuk pulang ke rumah," tandas Suthep.

Menurut juru bicara kepolisian Thai, diperkirakan sekitar 5 ribu demonstran, termasuk ratusan wanita dan anak-anak masih bertahan di lokasi demonstrasi.

Mereka mengabaikan deadline yang ditetapkan pemerintah Thai untuk meninggalkan lokasi demo. Deadline pada Senin, 17 Mei pukul 15.00 waktu setempat tersebut telah berlalu tanpa ada tanda-tanda massa 'kaos merah' akan membubarkan diri.

Aksi protes para demonstran 'kaos merah' telah berlangsung selama dua bulan. Sejauh ini setidaknya 67 orang telah tewas dan sekitar 1.700 terluka selama aksi tersebut berlangsung.

(ita/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini