Pemerintah Diminta Hibahkan Rumah Bagi Keluarga Pahlawan

Pemerintah Diminta Hibahkan Rumah Bagi Keluarga Pahlawan

- detikNews
Selasa, 18 Mei 2010 06:31 WIB
Pemerintah Diminta Hibahkan Rumah Bagi Keluarga Pahlawan
Jakarta - Pemerintah diminta menghibahkan sebuah rumah bagi keluarga pahlawan nasional. Hal ini penting agar kebutuhan tempat tinggal keluarga pahlawan, yang bukan berasal dari kalangan berada, bisa terjamin.

"Ini seharusnya dibakukan menjadi suatu aturan," kata sejarahwan Asvi Warman Adam saat berbincang dengan detikcom, Senin (17/5/2010).

Hal itu dikatakan Asvi terkait keluarga pahlawan Ismail Marzuki yang semasa hidupnya tidak pernah mempunyai rumah tinggal. Anak tunggal Ismail Marzuki, Rachmiaziah Ismail Marzuki (60), malah kesulitan membayar sewa kontrak rumah tinggalnya sebesar Rp 4,75 juta per tahun. Ia pun kini sudah menunggak sewa kontrak selama 6 tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jika pemerintah bisa mencanangkan rusun murah dan perumahan murah, masa tidak bisa mendirikan satu rumah buat keluarga pahlawan," kata dia.

Menurut Asvi, rumah yang dihibahkan bagi para pahlawan itu tidak perlu semewah yang dihibahkan untuk mantan presiden dan wakil presiden. Namun cukup sebagai tempat tinggal para ahli waris pahlawan yang mungkin hidupnya kurang beruntung.

"Saya mengimbau pemerintah pusat atau pemerintah DKI, entah bagaimana caranya bisa menghibahkan rumah yang sifatnya permanen," pinta Asvi.

Seperti diberitakan, pada tahun 1985 Pemda DKI Jakarta pernah menjanjikan sebuah rumah sebagai kompensasi dari kesedian keluarga Ismail Marzuki menitipkan sebagian alat musik milik komposer legendaris itu ke museum di Taman Ismail Marzuki (TIM). Namun demikian, entah mengapa janji itu tak kunjung terealisasi sampai sekarang. (lrn/asp)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini