Sehari-hari Sunata mengisi aktivitasnya dengan mengajar. Namun tak diketahui dia mengajar dimana dan apa yang dia ajarkan.
"Kalau mau pergi dari rumah, terus ditanya dia jawab mau mengajar. Mau khutbah," ujar kerabat dekat Sunata, saat ditemui di kawasan Jakarta Timur, Senin (17/5/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semenjak pulang (keluar dari penjara) itu, pergi yang lama nggak pernah sampai 2 hari atau seminggu nggak pernah," terangnya.
Kerabat Sunata menambahkan, seusai menjalani masa tahanan keluarga mengingatkan agar Sunata jangan terlibat lagi dalam aliran yang dilarang. Kala itu, Sunata pun berjanji tidak akan mengikuti lagi.
"Dia diingatkan agar jangan sampai terulang lagi. Waktu itu dia jawab iya, Ata nggak mungkin merugikan orang lain. Tapi nggak tahu kenapa. Mungkin karena pengaruh kelompoknya," jelasnya.
Sementara istri Sunata sendiri tak memiliki aktivitas di luar rumah. Berdasarkan keterangan kerabat dekat Sunata, Istri Sunata sibuk di rumah mengurusi tiga anaknya.
Kalau pun keluar rumah hanya untuk mengantar putri pertama mereka ke sekolah. Sedangkan 2 orang putra mereka masing-masing baru berusia 3 tahun dan 4 bulan.
(ddt/anw)











































