Jenderal pendukung demonstran 'kaos merah' itu meninggal pada sekitar pukul 09.20 waktu setempat. Khattiya menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Vajira di Bangkok, tempat dirinya dirawat sejak tertembak pada Kamis, 13 Mei lalu.
Demikian seperti diberitakan media Thai News Agency dan dilansir AFP, Senin (17/5/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak jelas siapa yang telah menembak komandan 'kaos merah' itu. Namun para demonstran menuding penembak jitu militer Thai sebagai pelakunya. Akan tetapi militer Thai telah membantah tudingan itu.
Khattiya meninggal di tengah meningkatnya ketegangan antara para demonstran 'kaos merah' dan pasukan Thai. Sebanyak 35 orang telah tewas selama tiga hari kerusuhan di Bangkok. Lebih dari 200 orang lainnya mengalami luka-luka termasuk enam warga asing.
(ita/ita)











































