Seperti dilansir Reuters, Senin (17/5/2010), ribuan demonstran melakukan baku hantam dengan tentara Thailand sejak Minggu (15/5/2010) malam di sekitar hotel tersebut.
"Para pengunjung dievakuasi dari kamar mereka masing-masing dan mereka menghabiskan malam di basement," kata salah seorang fotografer. "Banyak terdengar suara tembakan," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita tidak bisa mundur saat ini," kata Perdana Menteri Thailand Abhisit Vejjaiva dalam sebuah tayangan di televisi setempat minggu malam. Pemerintah Thailand meliburkan keiatan pemerintahan Senin dan Selasa ini. Namun bank dan bursa saham tetap buka.
Hingga saat ini, ribuan pendukung mantan PM Thaksin Shinawatra terus mengepung Kota Bangkok. Mereka juga mengepung pusat bisnis ibukota negara 'Gajah Putih' tersebut. (anw/fay)










































