"Saya telah meminta departemen pendidikan untuk menghubungi pihak berwenang di Bangkok untuk menunda pembukaan sekolah selama seminggu," kata Abhisit seperti dikutip dari AFP, Minggu (16/5/2010).
Tentara dan demonstran pendukung mantan PM Thaksin Sinawatra, "Red Shirts", masih saling bersitegang di Bangkok setelah 3 hari bentrok. Sedikitnya 33 orang dilaporkan tewas dan lebih dari 300 lainnya terluka.
Tentara Thailand berusaha mengisolasi ribuan demonstran di pusat kota. Lebih dari 10 sekolah berada di sekitar lokasi itu.
"Saya tahu, orang tua murid pasti mengkhawatirkan keamanan anak-anak mereka," ujar Abhisit. (irw/irw)











































