"Saya tidak yakin terorisme di Indonesia punya target membunuh SBY, karena fase terorisme adalah ekstrimitas ideologi dan perlawanan global terhadap Amerika. Belum tampak urusannya dengan presiden," ujar Hasyim kepada detikcom, Minggu (16/5/2010).
Apalagi, lanjut mantan Ketua Pengurus Besar Nahdatul Ulama itu, Polri dengan arogan langsung menembak mati teroris tanpa bisa ditanya apa benar mereka teroris. "Release ancaman kepada SBY hanya oleh Polri sendiri, bukan oleh sisa teroris yang ditangkap," jelas dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sementara Indonesia semakin buruk caranya memberantas terorisme dan sangat berbeda dengan pemberantasan korupsi kelas kakap," kritik Hasyim.
(zal/irw)











































