Seperti dikutip dari reuters, Minggu (16/5/2010), demonstran "Red Shirts" ingin berdialog untuk mengakhiri tiga hari bentrokan mematikan antara mereka dan tentara. Namun, itu bila tentara setuju untuk melakukan gencatan senjata.
Sebaliknya, pemerintah Thailand terang-terangan menuduh Thaksin merupakan pemodal utama di balik aksi demonstrasi di Bangkok. Mereka yakin Thaksin kini berada di Montenegro untuk menghindari hukuman penjara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jam Malam
Sementara itu, tentara Thailand membantah akan menerapkan jam malam di Bangkok. Pemberlakuan jam malam itu hingga saat ini belum diperlukan dan akan merepotkan.
"Belum diperlukan untuk menerapkan jam malam meskipun itu akan membantu pihak berwenang untuk membedakan orang-orang dari para teroris," kata Letnan Jenderal Aksara Kerdphol.
(irw/irw)











































