"Uang ada ikut bermain tapi tidak jadi politik uang, karena kita bisa siasati," ujar Mubarok kepada wartawan usai menghadiri Pidato Kebudayaan Anas Urbaningrum di Djakarta Theater, Jl KH Wahid Hasyim, Jakarta, Minggu (16/5/2010).
Mubarok mengatakan, sah-sah saja jika calon ketum memberikan uang pengganti transpor dan konsumsi kepada DPC-DPC.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Mubarok, karena dibolehkan menerima uang transpor dan konsumsi, para DPC-DPC pun menerima uang dari kedua calon ketum yang bersaing.
"Anggota DPD/DPC itu kesini dapat transpor, kesana dapat transpor," sebutnya.
(gun/fay)











































