Iklan Berbau Pornografi Panen Protes di Australia

Iklan Berbau Pornografi Panen Protes di Australia

- detikNews
Minggu, 16 Mei 2010 04:48 WIB
Iklan Berbau Pornografi Panen Protes di Australia
Sydney - Iklan-iklan yang berbau pornografi marak bertebaran di Australia. Iklan-iklan itu panen protes hingga dibenci warga Australia.

Iklan berbau pornografi yang paling dibenci, menggambarkan saat perempuan yang juga seorang ibu berangkat kerja mengenakan blazer rapi berwarna abu-abu, dengan kemeja yang dibuka kancingnya hingga menunjukkan belahan dadanya.

Frame kemudian menunjukkan ibu yang ternyata berprofesi sebagai penari striptease itu, bertelanjang dada dan memakai G-string. Kemudian frame iklan itu menunjukkan bahwa aksinya, yang bergelandotan di tiang, sukses menarik perhatian lelaki dengan memberi semacam penghargaan berupa kartu, yang diselipkan di celana G-string-nya

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penghargaan itu diterima gara-gara sang ibu stripper menyebul permen karet, membentuk balon hingga meletus. Frame kemudian beranjak bahwa ibu stripper itu duduk bersama anak-anak dan suaminya, berpakaian rapi, makan di suatu restoran layaknya keluarga normal.

Iklan yang ditayangkan sejak tahun 2007 itu menuai 350 protes kepada Biro Standar Periklanan di negara kangguru itu. Protes itu memecahkan rekor terhadap protes iklan komersial sejak tahun 1998. Demikian seperti dilansir dari The Sunday Telegraph, Minggu (16/5/2010).

Di bawah iklan itu, ada iklan permen kunyah rasa mint yang menunjukkan puting laki-laki yang berkembang setelah mengunyah permen. Kemudian ada juga iklan kampanye antirokok dengan menunjukkan bibir wanita yang membusuk.

Publik Australia memang dibikin kesal dan gerah karena iklan-iklan berbau pornografi yang menunjukkan nuditi (ketelanjangan), sex dan diskriminasi gender.
(nwk/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads