"Donatur dari kalangan mereka. Banyak di antara mereka itu orang kaya keluarganya," kata mantan pimpinan Jamaah Islamiyah (JI) Nasir Abas saat dihubungi detikcom, Sabtu (15/5/2010).
Berbeda dengan kelompok Noordin M Top yang membutuhkan dana asing, kelompok Abdullah Sunata rata-rata pendukung NII, dan memang dengan basis keluarga mampu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelompok Abdullah Sunata ini, sama sekali tidak membutuhkan bantuan dari luar, bahkan mereka pernah mengirimkan bantuan ke kelompok di Filipina.
"Mereka memiliki usaha sendiri. Kelompok Aceh ini memang kuat dari segi pendanaan," tutupnya.
Sebelumnya Polri menangkap sejumlah orang terkait kelompok Aceh ini. Dari tangan mereka ditemukan uang ratusan juta. Antara lain dari tangan Abdul Haris Rp 400 juta, Haryadi Usman Rp 150 juta, dan Syarif Usman Rp 250 juta.
(ndr/ndr)











































