"Agenda nasional tidak disusun setgab, tak ada intervensi karena setgab itu urusan partai politik. The real Presidennya ya Pak SBY," tegas Jafar.
Hal ini disampaikan Jafar dalam Polemik Setgam antara Harapan dan Kenyataan di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (15/5/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada klausul dalam kesepakatan bahwa sekretariat gabungan bisa memanggil menteri untuk urusan kabinet.Β Setgab hanya membantu bagaimana melanjutkan kebijakan pemerintahan pro rakyat," terang Jafar.
Kalaupun ada menteri yang hadir dalam rapat setgab, menurut Jafar, hanya karena kebetulan beberapa petinggi parpol koalisi adalah menteri. Kehadirannya juga terkait masalah koalisi bukan eksekutif.
"Tidak ada hubungannya memanggil menteri. Dia ini koalisi partai, kalau ada menteri yang hadir seperti Muhaimin Iskandar itu adalah Ketum Partai," tutupnya.
(djo/djo)











































