Mahfud Siddik: Setgab Koalisi, Bayi Yang Rawan Cacat Mental

Mahfud Siddik: Setgab Koalisi, Bayi Yang Rawan Cacat Mental

- detikNews
Sabtu, 15 Mei 2010 11:16 WIB
Jakarta - Ketua DPP PKS Mahfud Siddik melihat pembentukan sekretariat gabungan (setgab) tidak pada waktu yang tepat. Mahfud mengibaratkan setgab sebagai bayi yang rawan cacat mental.

"Setgab itu seperti bayi berwarna biru yang sudah terkontaminasi air ketuban hingga kehijauan. Kalau racunnya sangat kuat ya sangat mungkin cacat mental," kata Mahfud sambil tersenyum.

Hal ini disampaikan Mahfud dalam Polemik Setgam antara Harapan dan Kenyataan di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (15/5/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penyebab kontaminasi tersebut, Mahfud menjelaskan adalah pertanyaan-pertanyaan diantara partai koalisi mengapa setgab baru dibentuk saat ini. Mahfud menyebut pembentukan setgab terkesan menunggu Pansus Century usai bekerja.

"Pertama terkontaminasi kasus Century. Memilih ketua koalisi Bang Ical menimbulkan pertanyaan karena Golkar cukup keras soal Century, mungkin ada juga parpol lain yang tidak happy," terang Mahfud.

Mahfud melanjutkan, pengunduran Menkeu Sri Mulyani juga menjadi catatan khusus partai koalisi. Mahfud mempertanyakan mengapa setgab baru dibentuk setelah Sri mundur.

"Yang kedua, setelah Ibu Sri Mulyani mengundurkan diri, ada pertanyaan belum terjawab," papar Mahfud.

Mengingat banyaknya racun yang menyerang bayi bernama setgab koalisi, Mahfud menyarankan agar setgab mulai merapatkan barisan agar "racun" tidak mengakibatkan perpecahan.

"Hari ini yang harus dilakukan adalah bagaimana racun ini bisa dinetralisir sehigga tidak menimbulkan masalah politik baru," tutupnya.
(djo/djo)


Berita Terkait