DPR Paksakan Bangun Gedung Baru Rp 1,8 T

DPR Paksakan Bangun Gedung Baru Rp 1,8 T

- detikNews
Jumat, 14 Mei 2010 19:36 WIB
DPR Paksakan Bangun Gedung Baru Rp 1,8 T
Jakarta - Pembangunan gedung baru DPR yang menelan biaya 1.8 triliun rupiah terus menuai kritik tajam. Namun demikian, Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR tetap akan memulai pembangunan gedung setelah desain selesai Juni mendatang.

"Kata siapa dibatalkan? Pembangunan gedung tetap berjalan. Anggaran tahap awal akan segera digunakan begitu desain selesai Juni 2010," kata Ketua BURT DPR yang juga Ketua DPR Marzuki Alie saat dihubungi wartawan, Jumat (14/5/2010).

Marzuki meminta masyarakat tidak memandang pembangunan gedung sebagai pemborosan. "Ini jangan dinilai sebagai keinginan DPR tapi ini kebutuhan DPR," papar Marzuki.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rencana percepatan pembangunan juga disampaikan anggota BURT DPR dari FPD Muslim. Muslim menyampaikan bahwa rencana pembangunan harus segera diselesaikan mengingat dana awal sudah dianggarkan sebesar 250 miliar rupiah dalam APBN-P 2010.

"Kalau melihat anggaran sudah ada sih akhir 2010 sudah dipasang tiang pancang," ujar Muslim dalam dialektika demokrasi "Perlukah DPR membangun Gedung Baru?" di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/5/2010).

Muslim menyampaikan bahwa pembangunan gedung disegerakan karena gedung lama terlalu penuh. Muslim mengaku sudah tidak nyaman bekerja.

"Kita ini ruangannya kecil, lebih kecil dari pejabat negara. Kita juga seharusnya punya lima staff ahli dan itu butuh ruang," Papar Muslim.

Oleh karena itu Muslim berharap MPR dan DPD dapat segera menyepakati master plan yang sudah disiapkan sejak DPR sebelumnya. "Semoga dalam waktu dekat dapat kita sepakati," tutupnya.
(van/gah)


Berita Terkait