Aksi Protes Penistaan Al Quran di Bekasi Ricuh

Aksi Protes Penistaan Al Quran di Bekasi Ricuh

- detikNews
Jumat, 14 Mei 2010 17:20 WIB
Bekasi - Aksi demo ribuan orang yang memprotes penistaan Al Quran di Bundaran Perumahan Harapan Indah, Bekasi, diwarnai kericuhan. Polisi dan sejumlah demonstran terlibat adu jotos. Beruntung, keadaan panas tersebut berhasil diredam kedua belah pihak.

Kericuhan berawal saat sebuah mobil melintas di antara massa yang sedang berunjuk rasa. Tiba-tiba saja, sejumlah orang melakukan pelemparan botol plastik bekas air mineral ke arah mobil tersebut.

Polisi yang melihat hal itu, kemudian berusaha melakukan pengamanan. Namun, massa terus mengejar dan menimpuki mobil tersebut. Akhirnya, bentrokan pun terjadi antara polisi dan demonstran. Beruntung kejadian itu tidak berlangsung lama, kedua belah pihak akhirnya bisa menahan diri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi beberapa saat kemudian, kericuhan kembali terjadi. Massa mengeroyok seorang pria yang diduga sebagai provokator. Polisi pun langsung bertindak cepat dan segera mengamankan pria tersebut.

Massa juga sempat menganiaya seorang kontributor sebuah TV swasta. Tanpa alasan yang jelas, massa tiba-tiba memukul jurnalis tersebut hingga mengalami luka lebam di wajahnya.

Usai kericuhan itu, 4 orang demonstran memanjat patung 3 mojang yang berada di tengah-tengah Bundaran Perumahan Harapan Indah. Mereka kemudian menutup salah satu patung dengan kain putih. Sampai pukul 16.30 WIB, massa masih berkumpul di Bundaran Perumahan Harapan Indah.

Sebelumnya diberitakan, Polres Bekasi telah menahan seorang pelajar SMA di Bekasi bernama Felix. Pelajar tersebut dituding telah menistakan agama Islam dengan menginjak-injak Al Quran. Felix ditahan atas pengadukan MUI Bekasi yang menemukan foto-foto berisi seorang pelajar menginjak Al Quran. Polisi kemudian menyita sejumlah bukti-bukti berupa foto, sepatu untuk menginjak Al Quran tersebut, dan kamera.

(djo/fay)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait