Amien Rais Usul Koruptor Dipenjara di Pulau Buru

Amien Rais Usul Koruptor Dipenjara di Pulau Buru

- detikNews
Jumat, 14 Mei 2010 15:32 WIB
 Amien Rais Usul Koruptor Dipenjara di Pulau Buru
Jakarta - Mantan Ketua MPR Amien Rais tidak setuju bila koruptor dihukum mati. Dia juga kurang sreg bila koruptor dipenjara di Pulau Nusakambangan. Dia menyarankan agar koruptor dipenjara di Pulau Buru di Kepulauan Maluku.

"Saya tidak setuju karena melenyapkan nyawa seseorang harus memenuhi kondisi-kondisi sesuai dengan agama. Tetapi saya setuju 100% kalau mereka dibuang ke pulau Buru atau pulau lain yang berlaku sepanjang hidup," kata Amien Rais saat melakukan live chatting di detikforum, Jumat (14/5/2010).

Amien menilai penahanan koruptor di Nusakambangan masih kurang. "Jangan dibuang ke Nusakambangan karena kalau malam mereka bisa jalan-jalan di Purwokerto," ujar Amien yang saat chatting mengenakan baju batik lengan panjang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Amien menyampaikan hal ini saat menjawab pertanyaan dari seorang member detikforum, "Setujukah Bapak koruptor dihukum mati?"

Tak Pernah Korupsi


Amien juga ditanya apakah dirinya pernah melakukan korupsi. Atas pertanyaan ini, Amien dengan tegas mengaku tidak pernah. "Insya Allah saya tidak pernah melakukan korupsi. Sebagai contoh lima tahun sebagai ketua MPR, saya hanya sekali menggunakan dana taktis untuk menjamu beberapa tamu yang datang dari Irak, padahal dana taktis ketua MPR cukup besar kira-kira 200 juta rupiah setiap tahun," kata Amien.

Mantan Ketua PP Muhammadiyah ini juga bercerita seringkali dirinya didatangi pengusaha atau konglomerat yang merayu saya supaya tidak mempersoalkan perdagangan pasir di sekitar Batam. Dia juga pernah diminta untuk tidak bicara mengenai penjualan Indosat.

"Saya dijanjikan imbalan financial bila saya menyetujui keinginan mereka. Tapi, alhamdullilah saya justru saya makin vokal melawan berbagai penyelewengan sehingga saya pernah mengatakan yang menjual Indosat ke Temasek Singapura telah melakukan ultimate crime atau kejahatan puncak terhadap bangsa Indonesia," ujar Amien.
(asy/fay)


Berita Terkait