"Hanya dipilih satu orang saja untuk melengkapi pimpinan KPK," kata Ketua Pansel KPK yang juga Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar di kantornya Kemenkum HAM, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (14/5/2010).
Patrialis menambahkan, keputusan untuk memilih hanya satu orang dan bukannya lima sekaligus, sudah sesuai dengan rekomendasi dari DPR. "Ini sudah sesuai dengan rekomendasi DPR," katanya.
Pansel KPK akan memulai bekerja pada Senin pekan depan untuk menentukan kebutuhan pengumuman seleksi termasuk juga menyusun anggaran Pansel. "Hari Senin semua akan dihitung," katanya.
Selain soal anggaran dan pengumuman, Pansel juga akan membahas soal keterwakilan lembaga dalam memilih pimpinan KPK berikutnya.
Apakah akan memperhatikan keterwakilan atau tidak, menurut Patrialis, Pansel akan berpegang pada undang-undang terlebih dahulu. "Mau keterwakilan atau tidak, tentu kita bahas. Tapi saya mengutamakan kebersamaan dan kriteria undang-undang tentunya diutamakan," tutupnya.
(Rez/gah)











































