"Nanti pada 17 Agustus 2010. Saya tidak mau menyebutkan identifikasi mereka. Diketahui akan melakukan penyerangan dan pembunuhan pejabat negara yang sedang upacara 17 Agustus," kata Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (14/5/2010).
Menurut BHD, sejumlah pejabat dan tamu negara yang hadir pada perayaan tersebut akan dijadikan target pembunuhan. Caranya, dengan melakukan penembakan jarak jauh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan membunuh semua pejabat negara, lanjut BHD, para teroris tersebut bisa segera melengserkan pemerintahan. "Dengan semua pejabat negara tidak ada lagi. Maka pemerintahan mereka bisa dideklarasikan pada saat itu juga," tutupnya.
(mad/ndr)










































