"Polisi (jadi sasaran). Selain itu senjata juga digunakan sebagai aksi perampokan," ujar mantan Ketua Mantiqi III Jamaah Islamiyah (JI), Nasir Abas, Jumat (14/5/2010).
Menurut Nasir, kelompok Maulana pernah melakukan aksi perampokan pada 1999. Namun perampokan apa, Nasir mengaku tidak tahu. "Maulana dulu itu melakukan aksi perampokan pada tahun 1999," imbuhnya.
Senjata yang digunakan kelompok Maulana dan Saptono, sambung Nasir, diduga didapat dari hasil selundupan di Filipina. Selain itu senjata didapat dari sisa-sisa konflik di Ambon dan Poso serta Aceh.
"Bisa saja dari konflik di Ambon, Poso dan Aceh," tandas Nasir.
(nik/ken)










































