PMI Minta Pemprov DKI Beri Santunan Korban Bentrok

Priok Berdarah

PMI Minta Pemprov DKI Beri Santunan Korban Bentrok

- detikNews
Jumat, 14 Mei 2010 11:55 WIB
PMI Minta Pemprov DKI Beri Santunan Korban Bentrok
Jakarta - Tim investigasi Palang Merah Indonesia (PMI) meminta Pemrov DKI untuk memberi santunan kepada korban rusuh di Makam Mbah Priok pada bulan April lalu. Permintaan ini adalah salah satu rekomendasi, dari 7 rekomendasi PMI terkait rusuh di Koja, Tanjung Priok.

"Korban akibat kerusuhan di Koja, yang menderita luka serta cacat, wajib mendapat santunan dari Pemprov DKI," ujar Ketua Tim Investigasi PMI, dr Ulla Nuchrawaty saat membacakan rekomendasi di Gedung PMI, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (14/5/2010).

PMI juga merekomendasikan agar polisi segera melakukan penyelidikan dan mengambil tindakan hukum terkait dengan jatuhnya korban tewas 3 orang, dan korban luka 231 orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Polisi harus mengambil tindakan hukum yang tegas, bagi yang bersalah," kata Ulla.

Rekomendasi yang lain adalah PMI meminta agar pihak yang bersengketa menyelesaikan persoalan makam Mbah Priok dengan cara musyawarah, dalam hal ini Pemrov DKI, ahli waris, dan Pelindo II. Apabila tidak tercapai kesepakatan maka dibawa ke ranah hukum melalui pengadilan. Untuk menentukan ahli waris yang sah, diselesaikan di pengadilan agama sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
Β 
Selain itu, tim ini meminta MUI dan para ahli melakukan penelitian terhadap Makam Mbah Priok, terkait rencana untuk dijadikan monumen atau situs sejarah.

Pemprov DKI pun dinilai harus meningkatkan fungsi koordinasi komunikasi agar dalam melaksanakan tugas yang berkaitan dengan masyarakat, perlu ada sosialisasi yang tepat. Pemulihan dan upaya menciptakan suasana yang tenang harus segera diwujudkan.

Bukan hanya ditujukan ke Pemrov DKI, di rekomendasi terakhir, PMI meminta agar media massa harus memberikan informasi yang objektif terkait kerusuhan, jangan malah memperbesar konflik.

(gun/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads