"Mereka cepat sekali beregenerasi, kita menghadapi suatu kelompok militan dengan idelogi yag sangat fanatik," kata Kepala Desk Antiteror Polhukam Ansyad Mbai saat dihubungi detikcom, Jumat (14/5/2010).
Dia menjelaskan, ketika satu tokoh di kalangan mereka tewas ditembak, dalam waktu singkat akan terus bermunculan yang lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun setelah Noordin M Top, serta Dulmatin tewas, belum bisa diprediksi siapa yang akan menjadi pengkoordinasi di gerakan mereka. Pastinya figur di jaringan itu tidak terbatas hanya pada satu orang.
"Belum jelas siapa, yang jelas matinya figur bukan halangan bagi mereka setiap saat memunculkan aksi," tutupnya.
(ndr/fay)











































