"Saat ini susah membawa bom ke Indonesia. Apalagi kondisi mereka (teroris) kan dalam pelarian," kata pengamat teroris Mardigu kepada detikcom, Jumat (14/5/2010).
Mardigu menjelaskan, tidak mungkin bagi para teroris dengan leluasa merakit atau membawa bom untuk meledakkan target. Sehingga mereka pun lebih memilih menggunakan senjata api untuk melaksanakan misinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk membuat bom, lanjut Mardigu sebenarnya lebih mudah. Mereka bisa saja menggunakan bahan-bahan seperti bumbu dapur semisal garam, atau bahan-bahan kimia yang bia dibeli di pasaran. Namun lantaran mereka dalam suasana pelarian, tidak gampang untuk menyembunyikan aktivitas pembuatan bahan peledak.
"Nggak mungkin mereka kemana-mana bawa bom," pungkasnya.
(anw/anw)











































