Informasi yang dihimpun detikcom dari AFP, Kamis (13/5/2010), saat ini para demonstran terus menduduki jantung kota Bangkok.
Akibat suasana negara yang makin kacau, pemerintah memperpanjang status negara dalam keadaan darurat. "Status negara dalam keadaan darurat diperpanjang," kata otoritas setempat.Sementara menurut CNN, pendemo yang tertembak kepalanya tersebut tewas seketika.
Sebelumnya, PM Abhisit telah menawarkan untuk mengadakan pemilihan umum pada 14 November, atau setahun sebelum jadwal pemilu yang seharusnya. Tawaran itu disampaikan Abhisit sebagai upaya membujuk massa demonstran menghentikan aksi mereka.
Para demonstran yang sebagian besar merupakan pendukung mantan PM Thaksin Shinawatra itu menyetujui tawaran tersebut. Namun belakangan massa mengajukan tuntutan lainnya, yakni menginginkan wakil PM diadili terkait bentrokan berdarah antara demonstran dan tentara pada 10 April lalu yang menewaskan 25 orang. (anw/anw)











































