"Tinggalkan daerah kamu! Karena akan kami bom!" begitu bunyi pesan singkat yang dikirimkan oleh seseorang melalui nomor 0857XXXXX seperti diceritakan Gayu, karyawan Rudi di penjualan tiket bus AKAP di Cawang.
Menurut Gayu, Rudi berencana melaporkan 'ancaman' itu kepada polisi. Namun kapan waktunya, belum pasti. "Belum tahu, mungkin sore ini," kata Gayu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ken/fay)











































