Di rumah Tipe 36 ini Densus 88 menggelar rekontsruksi sebanyak 4 adegan dilakukan oleh empat tersangka dan dua saksi yang sebelumnya tertangkap di wilayah Setu, Kabupaten Beksi. Reka ulang kegiatan para teroris ini digelar sejak pukul 18.00 hingga 22.00. Sedikitnya 20 personil Densus diturunkan guna melakukan reka ulang aksi teroris. Rekonstruksi tertutup di dalam rumah bercat warna cream tersebut.
Beberapa warga sekitar rumah mengatakan, sebelum terjadi penangkapan warga tidak mengira kalau Haryadi merupakan anggta teroris. Aktivitas sosial di masyarakat keluarga ini dinilai baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga lain juga sering melihat dirumah ini sering diadakan pengajian setiap malam Sabtu. Yang diikuti sedikitnya tiga puluh orang yang bukan merupakan warga setempat. Diduga pengajian tersebut merupakan upaya untuk perekrutan anggota teroris.
Sementara suasana rumah tersangka yang berada di ujung gang dan bertempat di depan pos keamanan lingkungan ini sangat ramai dikerumuni warga yang ingin melihat secara langsung rekonstruksi tersebut.
Sebelum menggelar rekonstruksi, Densus 88 melakukan penyisiran di sekeliling rumah tersangka guna mencari bahan peledak, namun tidak ditemukan. Polisi juga menyita satu unit televisi.
Rekonstruksi digelar demi mengkonfrontir Berita Acara Pemeriksaan dengan peristiwa yang sebenarnya seperti metode perekrutan teroris. Pantauan detikcom di lapangan para teroris yang berada di tempat kejadian tidak mengenakan seragam. Sebagian dari mereka mengenakan rompi berwarana hitam.
(ape/ape)











































