"Pesawat meledak saat pendaratan dan benar-benar hancur," kata seorang pejabat keamanan Libya yang enggan disebutkan jati dirinya seperti dikutip kantor berita AFP, Rabu (12/5/2010).
Pesawat Airbus A330-200 milik maskapai Libya, Afriqiyah Airways tersebut mengangkut 104 orang. Seluruh penumpang dan kru tewas kecuali seorang anak laki-laki berumur 8 tahun. Bocah berkebangsaan Belanda itu saat ini dirawat di rumah sakit di Tripoli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami dengar kecelakaan itu terjadi dalam jarak satu meter dari landasan," kata seorang pejabat Afriqiyah Airways di bandara Johannesburg.
Kecelakaan ini merupakan tragedi penerbangan terburuk di Libya sejak 22 Desember 1992 lalu. Saat itu, pesawat penumpang milik maskapai Libyan Arab Airlines jatuh dekat bandara Tripoli dan menewaskan 157 orang.
(ita/ita)











































